Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 April 2016

Cerita Pendek (CERPEN) Taukah anda MANFAAT BERSEDEKAH itu???



http://www.tambahwawasan.com
Assalamualaikum..Wr.Wb
Taukah anda MANFAAT BERSEDEKAH itu???
Sering sekali kita mendengar kata bersedekah, tapi sudahkah kita bersedekah??...... Jujur saja kita pasti engan (susah) untuk bersedekah karena kita berfikir untuk apa sedekah??
Itulah sebabnya Admin menulis Artikel Manfaat Bersedekah, Agar kita tau dari fadhilah atau kegunaan dari bersedekah itu sehinga kita tidak engan untuk bersedekah.

Fadhilah sedekah sangatlah banyak. Salah satunya bisa mendatangkan ampunan Allah, menghapus dosa, obat penyakit, penarik rezeki, dan sebagainya. Bersegeralah bersedekah, sebab Rasul mengatakan, bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah. Dan
Sedekah juga bisa mendatangkan keridhaan, kasih sayang, dan bantuan Allah. Sebagaimana hadits Nabi:
“dan Allah senantiasa memberi pertolongan kepada Hamba-Nya selama ia menolong saudaranya”.

Kita merasa hidup sulit, tapi pasti ada yang lebih sulit. Terhadap mereka inilah Allah meminta kita memperhatikan mereka jika ingin diperhatikan. Matematika sedekah itu juga unik. Saat kita memberi apa yang kita punya, Allah justru akan mengembalikan lebih banyak lagi. Sedekah itu rumusnya bertambah, bukan berkurang.

Investasi, bukan pengeluaran. Surat Al An’aam ayat 10 menyebutkan: “Barang siapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya. ”Surat Al Baqarah ayat 261 juga menyebutkan bahwa harta yang dinafkahkan di jalan Allah akan dikembalikan 700 kali lipat oleh Allah. Pengembalian Allah bisa beragam bentuknya, tidak mesti harta, tapi sesuatu yang in-sya Allah pas untuk kita. Bukalah mata hati untuk melihatnya. Semakin banyak bersedekah, semakin banyak pula penggantian dari Allah. In-sya Allah. Perbanyak amaliyah kita dan kurangi terus maksiat agar harta yang disedekahkan tidak sia-sia.

Semoga Allah memudahkan kita untuk bersedakah, meringankan langkah untuk bersedekah, dan balasan dari Allah tak terhalang dosa-dosa kita. Berdoalah agar Allah selalu membukakan pintu ilmu, hikmah, taufiq, dan hidayah-Nya hingga menjadi orang-orang yang mengikhlaskan diri kepada Allah.

Sekarang kita sudah tau manfaat dari BERSEDEKAH, sudahkah anda mau bersedekah ??....... Tentu Anda sendiri yang bisa menjawabnya. Saran Admin Disini Bersegeralah anda yang belum bersedekah, Sebelum apa saja yang dititipkan ke kamu diminta lagi oleh Allah SWT.

Semoga Bermanfaat dan Selamat Beraktivitas Kembali.

Cerita Pendek (CERPEN) PECI HITAM, BUNG KARNO DAN KIAI WAHAB

http://www.tambahwawasan.com
Assalamualaikum..Wr.Wb
Bismillahirrohmannirrokhiim, Disini Admin mau share percakapan  Antara Gus Dur dengan Santrinya. Langsung saja ini  ke TKP.

PECI HITAM, BUNG KARNO DAN KIAI WAHAB
Bagi Bangsa Indonesia, peci hitam memiliki arti penting. Peci ini dipakai Presiden pertama RI keliling dunia. Tak ayal, para pemimpin negara sahabat pun akrab dengan peci tersebut. Di mana peci hitam tampak, di situlah orang Indonesia disebut. Peci hitam memang menjadi identitas kebangsaan kita.

Dalam buku “Berangkat dari Pesantren”, Menteri Agama KH. Saifuddin Zuhri menceritakan tentang uniknya peci hitam. Suatu ketika, di sela-sela sidang Dewan Pertimbangan Agung (DPA) pada September 1959 muncul kisah menarik. Bung Karno, kata Kiai Saifuddin Zuhri, menyatakan bahwa dia sebenarnya kurang nyaman dengan segala pakaian dinas kebesaran. Akan tetapi, semuanya dipakai untuk menjaga kebesaran Bangsa Indonesia.

“Seandainya saya adalah Idham Chalid yang ketua Partai NU atau seperti Suwiryo, ketua PNI, tentu saya cukup pakai kemeja dan berdasi, atau paling banter pakai jas,” ujar Bung Karno sambil melihat respon hadirin. Dengan yakin dan percaya, proklamator itu menegaskan tidak ada melepas peci hitam saat acara resmi kenegaraan.

“Tetapi soal Peci Hitam ini, tidak akan saya tinggalkan. Soalnya, kata orang, saya lebih gagah dengan mengenakan songkok hitam ini. Benar enggak, Kiai Wahab?” tanya Bung Karno pada Rais Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang juga anggota DPA, KH. Abdul Wahab Hasbullah.

Dengan tangkas, Mbah Wahab pun segera menimpali lontaran Bung Karno itu. “Memang betul, Saudara harus mempertahankan identitas itu. Dengan peci hitam itu, Saudara tampak lebih gagah seperti para muballigh NU,” jawab sang kiai.

Sontak, pernyataan kiai kharismatik ini langsung disambut gelak tawa seluruh anggota DPA. Suasana pun meriah oleh canda tawa dan tepuk tangan hadirin. “Dengan peci itu saudara telah mendapat banyak berkah. Karena itu, ketika berkunjung ke Timur Tengah, saudara mendapat tambahan nama Ahmad. Ya, Ahmad Soekarno,” seloroh Kiai Wahab yang lagi-lagi disambut gelak tawa hadirin.

Popular Posts