Selasa, 05 April 2016

Full Skripsi Teknik Informatika Sistem Pakar Tingkat Kemiskinan Forward Chaining

Sistem Pakar Untuk Menentukan Tingkat Kemiskinan Dalam Masyarakat Menggunakan Metode Forward Chaining (Studi Kasus Desa Pering Baru Kecamatan Talo Kecil Kabupaten Seluma)

Oleh:
Alias Syukurjo Ependi 1)
Sastia H. Wibowo, M. Kom 2)
Rozali Toyib, M. Kom 3)

Pelaksanaannya banyak salah sasaran bahkan kekurangan data dan Kriteria orang yang dikatakan miskin, bahkan banyak bantuan diterima oleh orang yang tidak layak menerimanya. Untuk menghindari terjadinya salah sasaran dalam penyaluran bantuan untuk orang miskin, Untuk memudahkan dalam penentuan kategori orang/masyarakat miskin. Dari 8 responden yang melakukan pengujian terhadap aplikasi sistem pakar ini, 60% menyatakan baik, 37% menyatakan cukup, dan 25% menyatakan kurang baik. Kelebihan sistem pakar ini dapat menghemat waktu, proses penentuan yang lebih objektif dan lebih efisien dalam pekerjaan, kebenarannya tidak bernilai 100% benar dan tidak mempertimbangkan secara rasional dalam keputusannya.

Kata Kunci: Sistem Pakar, Tingkat Kemiskinan, Forward Chaining


Full Skripsi Teknik Informatika Sistem Pakar Tingkat Kemiskinan Forward Chaining
Full Skripsi Teknik Informatika Sistem Pakar Tingkat Kemiskinan Forward Chaining

SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN TINGKAT KEMISKINAN DALAM MASYARAKAT MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING (STUDI KASUS DESA PERING BARU KECAMATAN 
TALO KECIL KABUPATEN SELUMA)

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Krisis ekonomi yang berkepanjangan dan stabilitas politik yang tidak menentu menyebabkan pertumbuhan ekonomi melemah, meningkatnya jumlah penganguran, dan melemahnya tingkat pendidikan, serta lambatnya pembangunan daerah, permasalahan kemiskinan adalah salah satu target penting bagi pembangunan di Indonesia, karena angka kemiskinan dapat bertambah dengan adanya krisis ekonomi akibat naiknya angka pengangguran. Untuk mengurangi dampak krisis ekonomi ini, banyak skali program pemerintah untuk iitu seperti raskin, BLT, BPJS dan lain yang disalurkan buat Kecamatan, Kelurahan dan Desa, didalam pelaksanaannya banyak salah sasaran bahkan kekurangan data dan Kriteria orang yang dikatakan miskin, bahkan banyak bantuan diterima oleh orang yang tidak layak menerimanya.
Permasalahannya dalam menentukan kriteria yang berhak menerimah bantuan dari pemerintah tidak jelas, dikarenakan belum adanya aplikasi yang dapat membantu untuk menentukan orang yang dikatakan miskin yang selama ini hanya berdasarkan data yang tidak jelas kebenaranya, hanya berdasarkan info dari orang-orang tertentu, hal ini dianggap kurang efektiif dan efisien waktu dan dapat menyebabkan kekeliruan pada saat penyaluran bantuan dari pemerintah.

Pada penelitian sebelumnya yang dilakukan Suryadi menyebutkan tingkat keberhasilan sistem dalam mendiagnosa penyakit pada sapi menggunakan metode forward chaining, sehingga perlu dibuat tolak ukur untuk mendiagnosa penyakit sapi dengan menggunakan metode forward chaining. Penelitian ini akan melakukan mendiagnosa penyakit pada sapi Menggunakan Metode Forward Chaining berdasarkan tingkat kepastian yang muncul pada gejala, pada kaidah diagnosa dan pada hasil diagnosa. Hasil diagnosa dari sistem ditunjukkan dengan tingkat kepastiannya disajikan bersamaan dengan saran penyelesaian berdasarkan hasil diagnosa dengan menggunakan metode forward chaining. (Suryadi, 2014; 64).
Desa Pering Baru merupakan sala satu Desa yang berada di Kecamatan Talo Kecil Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu yang terdiri dari lebih kurang 900 kepala keluarga dan di kepala desai oleh Bapak Raples dan Seketaris Desa Kayum. Desa Pering Baru memiliki aneka ragam pekerjaan, mulai dari guru, karyawan, pedagang, dan petani, dengan aneka ragam pekerjaan tersebut, maka pastinya beraneka ragam pula tingkat penghasilan masyarakat Desa Pering Baru. Desa Pering Baru terletak diantara desa Ujung Padang dengan PTPN 7, dan lebih kurang 15 KM dari permukaan laut. Lokasi Desa Pering Baru merupakan desa yang datar dan memiliki luas lebih kurang 10 HA. Berdasarkan hasil interview peneliti kepada bapak kepala desa Pering Baru, persentase pekerjaan masyarakan desa Pering Baru adalah pegawai ± 30 %, Pedagang ± 5 %, Petani ± 65 %.
Berdasarkan hasil dan pemaparan di atas, penulis bermaksud ingin meneliti bagaimana menentukan tingkat kemiskinan dengan menggunakan metode forward chaining, dengan judul “Sistem Pakar Untuk Menentukan Tingkat Kemiskinan Dalam Masyarakat Menggunakan Metode Forward Chaining (Studi Kasus Desa Pering Baru Kecamatan Talo Kecil Kabupaten Seluma)”

1.1. Rumusan Masalah

Bagaimana membuat aplikasi system pakar yang memudahkan dalam penentuan orang/masyarakat yang termasuk kategori miskin dengan metode forward chaining?

1.2. Batasan Masalah

Agar pembahasan tidak menyimpang dari tujuan dan lebih terarah, maka pembahasan hanya dibatasi pada:
1. Menggunakan metode pendekatan Fordward Chaining.
2. Membuat aplikasi sistem pakar untuk menentukan tingkat kemiskinan. 

1.5. Manfaat penelitian

1. Bagi Penulis
Sebagai tambahan ilmu pengetahuan di bidang Informasi serta menciptakan aplikasi baru yang nantinya dapat berguna bagi Perangkat Desa.
2. Bagi Perangkat Desa
Dengan adanya aplikasi ini dapat mempermudah untuk mengetahui tingkat kemiskinan dan dapat menyalurkan bantuan pemerintah kepada orang yang tepat.
3. Bagi Pembaca
Menambah ilmu pengetahuan khususnya di bidang ilmu komputer  dan menambah pengetahuan dalam mengembangkan sistem komputer sebagai alat bantu dalam ilmu pengetahuan, serta sebagai bahan bacaan untuk pembuatan laporan akhir selanjutnya.


    Untuk mendowload file lengkap dari skripsi ini SKRIPSI DARI BAB I SAMPAI KE BAB V DAN PROGRAM SKRIPSI, silakan klik link ini; DOWNLOAD

    Media Pembelajaran Pengenalan Anggota Tubuh Manusia

    Media Pembelajaran Pengenalan Anggota Tubuh Manusia - Media pembelajaran ini dibangun menggunakan aplikasi macromedia flash 8.0. dan telah ujian akhir pada bulan 6 tahun 2015 kemarin dan dinyatakan lulus dan mendapatkan nilai A.


    Media Pembelajaran Pengenalan Anggota Tubuh Manusia
    Media Pembelajaran Pengenalan Anggota Tubuh Manusia


    Media Pembelajaran Pengenalan Anggota Tubuh Manusia


    Penelitian skripsi ini di lakukan di PAUD Darma Wanita Bukit Peninjauan II Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu.

    Berhubung penulis adalah seorang pembuat skripsi, pada saat itu penulis membuat aplikasi ini sampai selesai, namun proposal dan skripsi-nya tidak dibuat oleh penulis.

    Apabila pembaca ingin mendapatkan file programnya dapat pembaca klik melalui link dibawah ini

    Ambil File-nya

    Terima Kasih Atas Kunjungannya.. salam

    Senin, 04 April 2016

    Proposal Skripsi Sistem Pendukung Keputusan

    Proposal Skripsi Sistem Pendukung Keputusan- Dalam sistem Pemilihan Umum (Pemilu) di Indonesia pada prosesnya dibutuhkan penyelenggara Pemilu sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu. Penyelenggara tersebut ada yang bersifat tetap seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai dari pusat sampai kabupaten/kota dan ada yang bersifat adhoc seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS). Seiring dengan hal tersebut, penyelenggara Pemilu yang dibutuhkan tentunya yang mempunyai kompetensi, integritas, independensi, karena keberadaan penyelenggara ini untuk menghasilkan Pemilu dan hasil Pemilu yang berkualitas. Sehingga diharapkan pada saat dilakukan proses seleksi penyelenggara Pemilu ini dilakukan secara objektif.


    Proposal Skripsi Sistem Pendukung Keputusan
    Proposal Skripsi Sistem Pendukung Keputusan 

    Seiring dengan lajunya perkembangan komputer, maka peran dan kegunaan komputer semakin besar dan begitu berarti bahkan mendominasi kehidupan umat manusia, dan sekarang komputer dapat mengolah berbagai pengetahuan yang pada akhirnya proses pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat. Dari latar belakang masalah yang telah diuraikan diatas, maka dapat dirumuskan yaitu sebagai  alternatif tindakan atau solusi yang diberikan dalam hal proses seleksi calon penyelenggara Pemilu, dengan mengacu pada kriteria-kriteria dan persyaratan yang diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 15 Tahun 2011.
    .Teknik untuk membuat komputer mampu mengolah pengetahuan ini disebut teknik kecerdasan buatan (artificial intellegence tehnique). Dengan pendekatan ini manusia mencoba membuat komputer dapat berpikir seperti cara yang dipakai manusia dalam memecahkan masalah. Bidang-bidang teknik kecerdasan buatan ini salah satunya adalah sistem pakar (Expert System) Sumber referensi bagi peneliti selanjutnya, khususnya mengenai pembuatan aplikasi sistem pakar.
    . Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pakar untuk menangani proses seleksi penyelenggara pemilu. Menjadikan sistem pakar ini sebagai media pembantu dalam seleksi calon penyelenggara pemilu oleh tim seleksi. Penelitian ini dilakukan di kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Bengkulu yang beralamat di Jl. WR. Supratman No.1 Kelurahan Bentiring Permai Kota Bengkulu, penelitian dilaksanakan mulai tanggal 8 Juni 2013 sampai dengan 8 Juli 2013, metode pengumpulan data yaitu studi literature, observasi, wawancara. 
    Berdasarkan hasil penelitian bahwa aplikasi yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0, dapat menjadi solusi alternatif dalam membantu proses seleksi calon anggota penyelenggara pemilu yang bersifat adhoc. Pada proses pengembangan sistem pakar ini menggunakan metode Forward Chaining untuk menjawab masalah dalam proses seleksi calon penyelenggara pemilihan umum

    Contoh Proposal Skripsi Sistem Pendukung Keputusan

    SISTEM PAKAR UNTUK PROSES SELEKSI CALON PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM YANG BERSIFAT ADHOC



    BAB I
    PENDAHULUAN


    1.1. Latar Belakang

    Pada awalnya komputer hanya difungsikan sebagai alat hitung saja atau mengolah data yang ada untuk menghasilkan informasi yang diperuntukkan sebagai referensi dalam pengambilan keputusan. Seiring dengan lajunya perkembangan komputer, maka peran dan kegunaan komputer semakin besar dan begitu berarti bahkan mendominasi kehidupan umat manusia, dan sekarang komputer dapat mengolah berbagai pengetahuan yang pada akhirnya proses pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat. 

    Teknik untuk membuat komputer mampu mengolah pengetahuan ini disebut teknik kecerdasan buatan (artificial intellegence tehnique). Dengan pendekatan ini manusia mencoba membuat komputer dapat berpikir seperti cara yang dipakai manusia dalam memecahkan masalah. Bidang-bidang teknik kecerdasan buatan ini salah satunya adalah sistem pakar (Expert System). 

    Sistem pakar adalah satu jalan untuk mencapai hasil yang lebih cepat dan lebih mudah. Sistem pakar disini mengandung pengetahuan yang pertama-tama berasal dari pengalaman kehidupan nyata. Ini merupakan pengetahuan yang datang secara langsung dari pakar-pakar yang berpengalaman, yang telah bekerja selama bertahun-tahun dalam suatu disiplin ilmu.
    Dalam sistem Pemilihan Umum (Pemilu) di Indonesia pada prosesnya dibutuhkan penyelenggara Pemilu sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu. Penyelenggara tersebut ada yang bersifat tetap seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai dari pusat sampai kabupaten/kota dan ada yang bersifat adhoc seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS).

    Seiring dengan hal tersebut, penyelenggara Pemilu yang dibutuhkan tentunya yang mempunyai kompetensi, integritas, independensi, karena keberadaan penyelenggara ini untuk menghasilkan Pemilu dan hasil Pemilu yang berkualitas. Sehingga diharapkan pada saat dilakukan proses seleksi penyelenggara Pemilu ini dilakukan secara objektif.

    Pada saat ini belum ada sebuah sistem aplikasi yang berbasis komputer untuk membantu proses pelaksanaan seleksi penyelenggara Pemilu tersebut yang bisa membantu kerja tim seleksi dalam proses penerimaan penyelenggara Pemilu tersebut, maka pada penelitian ini akan dibuat suatu aplikasi “SISTEM PAKAR UNTUK PROSES SELEKSI CALON PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM YANG BERSIFAT ADHOC”

    1.2. Rumusan Masalah

    Dari latar belakang masalah yang telah diuraikan diatas, maka dapat dirumuskan yaitu sejauh mana alternatif tindakan atau solusi yang diberikan dalam hal proses seleksi calon penyelenggara Pemilu, dengan mengacu pada kriteria-kriteria dan persyaratan yang diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 15 Tahun 2011.

    1.3. Batasan Masalah

    Agar pembahasan ini tidak meluas, maka permasalahan dibatasi pada :
    1. Aplikasi sistem yang dirancang menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0
    2. Sistem Pakar ini hanya menangani masalah persyaratan yang dibutuhkan sebagai calon penyelenggara Pemilu bersifat Adhoc.
    3. Proses penalaran menggunakan metoda Forward Chaining.
    4. Sistem Pakar ini tidak melibatkan jawaban untuk unsur ketidakpastian, melainkan hanya menggunakan jawaban Ya atau Tidak.

    1.4. Tujuan Penelitian

    Adapun tujuan dari penulisan skripsi ini adalah :
    1. Mengembangkan Sistem Pakar untuk menangani proses seleksi penyelenggara Pemilu.
    2. Mencoba membantu pelaksanaan sistem Pemilu yang diselenggaran secara profesional.
    3. Menjadikan Sistem Pakar ini sebagai media pembantu dalam seleksi calon penyelenggara Pemilu oleh Tim Seleksi.

    1.5. Manfaat Penelitian

    Adapun manfaat yang dapat diambil dari pembuatan aplikasi sistem pakar ini adalah :
    1. Sebagai media atau alat bantu Tim Seleksi dalam proses penseleksian calon penyelenggara Pemilu sesuai amanat Undang-undang Nomor 15 tahun 2011.
    2. Sumber referensi bagi peneliti selanjutnya, khususnya mengenai pembuatan aplikasi sistem pakar.


    Untuk mendapatkan Data lengkap dari bab 1 sampai dengan bab 5 di tambah dengan program hasilnya klik link dibawah ini.

    * Skripsi ini ujian akhir pada tahun 2013 yang lalu dengan nilai A

    Cara Sewa / Daftar Domain di Namecheap.com

    Cara Daftar / Sewa Domain di Namecheap.com - Jika sobat sampai ke artikel ini dan sedang membacanya sekarang, kemungkinan besar sobat sudah tahu apa itu domain. Sehingga tidak perlu lagi rasanya saya jelaskan secara detail pengertian dari domain itu sendiri, dan apa saja macam dan jenisnya. Saya rasa sobat sudah tahu hal itu. Tapi sebagai pelengkap saya kasih gambaran singkatnya saja. Jadi domain

    Minggu, 03 April 2016

    4 Alasan Kenapa Gunakan Layout Tulisan Rata Kiri Untuk Artikel Blog

    4 Alasan Kenapa Gunakan Layout Artikel Rata Kiri Untuk Artikel Blog - Seperti judulnya, di artikel kali ini saya ingin sedikit memberikan pemahaman tentang format layout yang baik untuk digunakan di artikel blog. Layout yang saya maksud di sini adalah berkenaan dengan format perataan tulisan dalam sebuah paragraf. Walaupun kelihatannya sepele tapi format layout tulisan ini juga turut berpengaruh

    Sabtu, 02 April 2016

    Cara Mudah Mengganti Nama / Domain Blog Agar Tidak Kehilangan Trafik

    Mumpung masih anget-angetnya nih, di artikel kali ini saya ingin memberikan tutorial yang bersumber dari pengalaman, yaitu tentang cara mengganti nama domain / alamat blog agar tidak kehilangan trafik. Kita tahu bahwa mengganti alamat blog, baik itu yang berekstensi dot blogspot ataupun memakai TLD (Top Level Domain), tentu tidak bisa dilakukan sembarangan, apalagi jika alamat blognya sudah

    Jumat, 01 April 2016

    Kini Blog Bangrusman.com Hijrah ke Indravedia.com

    Kini Blog Bangrusman.com Hijrah ke Indravedia.com - Bismillahirrahmanirrahim, selamat malam sahabat blogger sekalian. Setelah beberapa hari kemarin hiatus update artikel, alhamdulillah sekarang bisa kembali lagi menulis di blog dengan alamat / domain baru ini. Ya, sesuai dengan judul di atas, saya ingin beritahukan pada sobat sekalian bahwa ini adalah domain / alamat blog baru yang sebelumnya

    Popular Posts